Habaring Hurung

PWRI Kotawaringin Timur Peringati HUT ke-63, Bupati Tegaskan Dukungan bagi Organisasi Wredatama

0 77

Sampit — Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar peringatan HUT ke-63 PWRI Tahun 2025 di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim, Rabu (19/11/2025). Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri jajaran pengurus PWRI, para pensiunan ASN, serta perwakilan pemerintah daerah.

Ketua PWRI Provinsi Kalimantan Tengah, Supet Hermanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang besar kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur atas dukungan yang selama ini diberikan. Ia juga memaparkan beragam kegiatan PWRI Kalimantan Tengah yang menjadi agenda rutin organisasi. Menurutnya, dinamika positif ini juga terlihat di Kotim. “Saya melihat tanda-tanda ini juga terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur. Dalam interval satu tahun ada banyak sekali agenda yang telah dilakukan, dan tentu ini tidak lepas dari dukungan Bupati, DPRD, dan jajaran ASN yang masih aktif bekerja,” tegasnya.

Selain itu, Hermanto turut menyampaikan arahan dari Pengurus PWRI Pusat mengenai pentingnya memperkuat kerja sama dengan para pemangku kepentingan.
“PWRI diminta untuk meningkatkan kerja sama dengan mitra seperti PT Taspen, Mandiri Taspen, dan lainnya, untuk mendukung program kerja PWRI,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kotawaringin Timur menyambut baik peran PWRI sebagai wadah silaturahmi sekaligus penguatan kontribusi para pensiunan ASN bagi daerah. Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan dukungan konkret.
“Pj. Sekda, tolong dianggarkan untuk pemasangan paving,” instruksi Bupati sebagai bentuk dukungan terhadap fasilitas PWRI.

Bupati juga meminta jajarannya untuk menelaah regulasi yang berlaku terkait kemungkinan pemberian dukungan anggaran melalui skema hibah.
“pertimbangkan dari sisi aturan, apakah PWRI termasuk lembaga yang bisa diberikan dana hibah,” ujar Bupati.

Peringatan HUT PWRI ke-63 di Kotawaringin Timur menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan para wredatama sebagai bagian penting pembangunan, sekaligus menegaskan bahwa peran pengabdian tidak berhenti saat masa tugas berakhir.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan ditampilkan.