Habaring Hurung

Dari Evaluasi ke Aksi: Pemkab Kotim Mantapkan Arah Pembangunan 2026

0 13

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar Rapat Evaluasi Akhir Tahun 2025 di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim, Selasa (30/12). Kegiatan ini menjadi forum refleksi kinerja pembangunan sekaligus penajaman arah kebijakan menjelang tahun anggaran 2026.

Rapat tersebut dihadiri unsur pimpinan daerah, perangkat daerah, instansi vertikal, perbankan, BUMN, BUMD, dunia usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, dengan total kehadiran sebanyak 158 peserta.

Penjabat Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur, Umar Kaderi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun anggaran 2025 akan berakhir pada 31 Desember 2025. Selama satu tahun pelaksanaan pembangunan melalui APBD, berbagai tantangan telah dihadapi bersama.

“Untuk itu, saya menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan koordinasi seluruh perangkat daerah serta instansi vertikal dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sesuai amanah Bupati Kotawaringin Timur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rangkaian evaluasi akhir tahun dilaksanakan dalam dua tahap, yakni rapat evaluasi internal yang telah digelar pada Senin (29/12), serta rapat evaluasi eksternal yang dilaksanakan secara terbuka pada hari ini.

Pelaksanaan rapat evaluasi tersebut didasarkan pada sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Rencana Pembangunan, Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, serta Peraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Nomor 3 Tahun 2024 tentang RPJMD 2025–2029.

Sementara itu, Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Hj. Irawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat evaluasi akhir tahun merupakan bagian penting dari rangkaian kegiatan penutup tahun anggaran.

“Tahun 2025 merupakan tahun pertama periode kedua kepemimpinan kami. Banyak proses telah dilalui untuk mewujudkan visi Kabupaten Kotawaringin Timur yang maju, sejahtera, bermartabat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Wakil Bupati memaparkan target indikator ekonomi makro tahun 2025, di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 4,68 persen, inflasi pada kisaran 2–4 persen, pendapatan regional per kapita Rp61,08 juta, penurunan angka kemiskinan menjadi 4,84 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,86 persen serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di atas 74,35.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kotawaringin Timur hingga triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 6,07 persen, melampaui target yang ditetapkan. IPM juga meningkat menjadi 74,96, didukung kemajuan di sektor pendidikan, kesehatan serta peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat.

Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur akan memfokuskan pembangunan pada dukungan program prioritas nasional, antara lain ketahanan pangan, pendidikan bermutu, kesehatan berkualitas, penguatan ekonomi rakyat dan UMKM, program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih. Selain itu, perhatian juga diarahkan pada pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan ekstrem dan program sekolah gratis.

Wakil Bupati juga menyoroti penurunan alokasi transfer pemerintah pusat pada APBN 2026 yang mencapai lebih dari Rp338 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut, menurutnya, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, perbankan dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, TNI–Polri, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atas kerja sama yang terjalin selama ini sehingga Kotawaringin Timur tetap berada dalam kondisi aman, nyaman dan kondusif.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan ditampilkan.