Evaluasi Akhir Tahun 2025, Pemkab Kotim Catat Peningkatan Kualitas Infrastruktur dan Capaian Pembangunan Daerah
Sampit — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan Rapat Internal Evaluasi Akhir Tahun 2025 terkait pelaksanaan rencana pembangunan daerah. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Hj. Irawati, S.Pd., M.AP., didampingi Pj. Sekretaris Daerah. Kegiatan yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotawaringin Timur, Senin (29/12/2025), ini menjadi forum strategis untuk meninjau capaian kinerja pembangunan selama satu tahun terakhir.
Dalam paparannya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kotawaringin Timur, Dr. Alang Arianto, S.E., M.Si., menyampaikan capaian indikator makro, Indikator Kinerja Utama (IKU), serta Indikator Kinerja Daerah (IKD) Kabupaten Kotawaringin Timur per Desember 2025. Secara umum, capaian pembangunan daerah menunjukkan tren positif, khususnya pada sektor infrastruktur, pelayanan dasar, serta penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat.

Pada sektor infrastruktur jalan, total panjang jaringan jalan Kabupaten Kotawaringin Timur pada tahun 2025 tercatat tetap sebesar 2.024,06 kilometer. Namun demikian, terjadi peningkatan signifikan pada kualitas jalan. Panjang jalan beraspal meningkat dari 592,67 kilometer pada tahun sebelumnya menjadi 612,67 kilometer, dengan kondisi jalan baik bertambah sekitar 30 kilometer. Sementara itu, ruas jalan dengan kondisi rusak berat terus mengalami penurunan. Peningkatan kualitas juga terlihat pada jalan perkerasan beton, diiringi berkurangnya jalan agregat dan tanah.
Selain jalan, kualitas infrastruktur jembatan juga menunjukkan perbaikan. Dari total 232 unit jembatan yang dikelola pemerintah daerah, terjadi pergeseran konstruksi dari jembatan kayu menuju struktur yang lebih permanen. Jumlah jembatan beton dan baja meningkat, seiring dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan keamanan dan daya tahan infrastruktur transportasi.
Di bidang pengelolaan sumber daya air dan drainase, Bapperida melaporkan kondisi saluran primer dan sekunder yang sebagian besar berada dalam kategori baik, meskipun masih terdapat ruas yang mengalami kerusakan ringan hingga berat dan memerlukan penanganan lanjutan. Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan perbaikan secara bertahap sesuai prioritas dan kemampuan anggaran.
Pada sektor sosial ekonomi, rapat evaluasi juga menyoroti perkembangan koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan. Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 185 koperasi Merah Putih telah terbentuk dengan jumlah anggota mencapai 7.688 orang. Sejumlah koperasi di beberapa kecamatan telah aktif beroperasi dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
Wakil Bupati Kotawaringin Timur dalam arahannya menekankan pentingnya menjadikan hasil evaluasi ini sebagai dasar perbaikan dan penguatan perencanaan pembangunan ke depan. Ia mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan sinergi, inovasi, serta akuntabilitas kinerja demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Melalui evaluasi akhir tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berharap kolaborasi lintas sektor dapat semakin diperkuat guna menjawab tantangan pembangunan serta mewujudkan visi daerah yang maju, inklusif, dan berdaya saing.