Bupati Kotawaringin Timur Ajak ASN Jadikan Halalbihalal sebagai Momentum Perkuat Integritas dan Pelayanan
SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur melalui sambutan tertulis yang dibacakan dalam kegiatan Halalbihalal KORPRI Kabupaten Kotawaringin Timur menegaskan pentingnya menjadikan momentum pasca-Idulfitri sebagai sarana mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (20/04/2026)
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi ruang untuk saling memaafkan atas segala kekhilafan yang terjadi selama menjalankan tugas pemerintahan. Melalui semangat kebersamaan tersebut, seluruh ASN diharapkan mampu menjaga keharmonisan dan membangun sinergi yang lebih kuat di lingkungan kerja.

Bupati juga menekankan bahwa seluruh pegawai ASN harus terus menjaga kekompakan, bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas dengan mengedepankan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai tersebut dinilai sebagai fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berintegritas.
Selain memperkuat nilai pelayanan, Bupati turut mengapresiasi peran KORPRI sebagai wadah pembinaan bagi para ASN. Menurutnya, KORPRI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai sarana pengembangan potensi pegawai, termasuk dalam bidang kerohanian, olahraga, dan penguatan unit usaha yang dapat mendukung kesejahteraan anggota.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh keluarga besar KORPRI untuk terus meningkatkan dedikasi dan pengabdian, sehingga KORPRI Kabupaten Kotawaringin Timur semakin kokoh sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas.
Dalam sambutannya juga , Ketua PCNU Kabupaten Kotawaringin Timur, Ustadz Achmad Robita, S.H.I., M.Pd, menyampaikan Sebagai aparatur sipil negara, setiap individu telah melalui proses seleksi, bukan hanya secara administrasi dan kemampuan, tetapi juga melalui takdir yang telah ditetapkan.
Karena itu, tugas yang diemban perlu dijalankan dengan penuh tanggung jawab,
Dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat, ASN dituntut untuk memiliki kesabaran, keikhlasan, dan amanah.
Pelayanan yang diberikan harus berlandaskan kebenaran, sehingga setiap tugas yang dilakukan tidak hanya menjadi kewajiban pekerjaan, tetapi juga bernilai ibadah. Dengan niat melayani masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada umat, maka pekerjaan yang dilakukan diharapkan menjadi amal kebaikan dan tabungan pahala di akhirat kelak.